Rabu, 17 Januari 2018

Media Smart Mobs

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang
Sejarah media massa telah dimulai semenjak manusia mengenal tulisan ribuan tahun yang lalu. Dengan adanya tulisan maka muncul juga para penulis yang mencatat atau menulis di buku catatan. Berkembangnya tulisan ini kemudian semakin lama dikenal dengan media massa. Media massa telah membantu dalam menciptakan kesadaran social dan juga telah member manusia dengan cara yang lebih mudah dalam menjalani hidup.

Media massa berkembang sejak sekitar 3300 SM,ketika bangsa Mesir menyempurnakan huruf hieroglif. Sistemm penulisan ini didasarkan pada penulisan symbol. Kemudian pada tahun 1500 SM, bangsa Semit menyusun huruf konsonan. Setelah itu sekitar 800 SM huruf vocal dimasukkan kedalam alphabet oleh bangsa Yunani.

Banyak  buku yang ditulis pada zaman dahulu, namun berdasarkan penelitian mengkonfirmasi bahwa buku yang pertama di cetak Diamond Sutra yang ditulis di Cina pada tahun 868 SM. Teknologi percetakan kemudian berkembang ke Eropa. Pada tahun 1400, Johannes Gutenberg ( Jerman ), menemukan mesin cetak dan buku pertama dicetak pda tahun 1453. Surat Kabar berkembang sekitar tahun 1600 SM, surat kabar pertama yang dicetak adalah the relation. Selanjutnya pada tahun 1690, Benjamin Harris mencetak      surat kabar colonial pertama di Boston. Koran pertama Afrika-Amerika berjudul Freedom’s Journal pada tahun 1827. Dan mulai awal tahun 1900-an, media cetak dapat ditemukan dalam bentuk buku, pamphlet, majalah dan surat kabar.

Telegraf pertama kali ditemukan pada tahun 1844oleh Samuel Morse. Telepon ditemukan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876 yang membawa revolusi dibidang komunikasi dan di paruh abad ke-20, internet mulai berkembang. Dengan konsep internet , dunia dapat terhubung secara global . Teknologi e-mail mulai dikembangkan pada tahun 1970-an . Kemudian muncul ide dari Tim Berners-Lee dengan world wide web pada tahun 1990. Saat ini, terdapat lebih dari dua miliar orang yang menggunakan internet untuk dapat saling bertukar informasi dan melakukan komunikasi massa jarak jauh.  

Dalam komunikasi massa kita membutuhkan penapisan informasi (Gatekeeper). Yakni beberapa individu atau kelompok yang bertugas menyampaikan atau mengirimkan informasi dari individu ke individu yang lain melalui media massa (surat kabar, majalah, televise, radio, radio tape, compact disk, buku).

Defenisi yang di kemukakan oleh Bittner menekankan akan arti pentingnya gatekeeper dalam proses komunikasi massa. Dalam proses komunikasi massa disamping melibatkan unsur – unsur komunikasi sebagaimana umumnya, Ia membutuhkan pesan media massa sebagai alat untuk menyampaikan atau menyebarkan informasi.

Media massa tidak berdiri sendiri, didalamnya ada beberapa individu yang bertugas melakukan  pengelolaan sebelum  informasi disampaikan kepada audiens. Informasi yang diterima audiens dalam komunikasi massa sebenarnya sudah diolah oleh gatekeeper  dan adisesuaikan dengan misi visi media yang bersangkutan, khalayak sasaran dan orientasi bisnis atau ideal yang menyertainya bahkan sering pula disesuaikan dengan kepentingan dengan penanaman modal atau aparat pemerintah yang tidak jarang ikut campur dalam sebuah penerbitan.

Dan saat ini media massa pintar sudah menjadi konsumsi setiap individu bahkan pengguna media massa pintar ini semakin bertambah tiap tahunnya dikarenakan pengguna dapat mengakses berbagai informasi diberbagai belahan dunia hanya dengan hitungan detik.

Dengan demikian media massa  pintar atau dikenal media smart nmobs adalah alat-alat atau perangkat komunikasi yang bisa menyebar pesan secara serempak, cepat kepada audiens yang luas dan heterogen. Kelebihan media massa  pintar dibandingkan dengan jenis komunikasi lain adalah ia bisa mengatasi hambatan ruang dan waktu bahkan media massa pintar mampu menyebarkan pesan hampir seketika pada waktu yang tak terbatas.

B.     Tujuan
Ada pun tujuan dari makalah ini adlah:
1.      Untuk mengetahui media smart mobs
2.      Untuk mengetahui jenis-jenis media amart mobs
3.      Untuk mengatahui fungsi dan contoh-cntuh media smart mobs



BAB II
PEMBAHASAN

1.      Pengertian Media
Media dalam komunikasi berasal dari kata "mediasi" karena mereka hadir di antara pemirsa dan lingkungan. Istilah ini sering digunakan untuk menyebutkan mediamassa
Media massa adalah alat yang digunakan dalam penyampaian pesan-pesan dari sumber kepada khalayak (menerima) dengan menggunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio, TV (Cangara, 2002). Sementara pendapat lain mengatakan bahwa khalayak massa itu haruslah heterogen dan tersebar di berbagai tempat yang berbeda-beda. Sehingga komunikasi antara komunikator dan komunikan tidak terjadi secara langsung dalam waktu tatap muka. Media komunikasi massa, yang disebut juga media massa, dengan demikian dapat berupa media cetak seperti surat kabar, majalah serta terbitan berkala lainnya, dan bulletin kantor berita, dapat pula berupa media elektronik seperti radio, televisi, video dan film.
Tidak semua media bisa disebut media massa. Karakterisitik media massa terpopuler antara lain :
a.       Publisitas
Disebarluaskan kepada public, khalayak, atau banyak orang.
b.      Universalitas
Pesannya bersifat umum, tentang segala aspek kehidupan dan semua peristiwa di berbagai tempat, juga menyangkut kepentingan umum karena sasaran dan pendengarnyaorang banyak (masyarakay umum).
c.       Periodisitas
Tetap atau berkala, misalnya harian atau mingguan, atau siaran sekian jam per hari.
d.      Kontinuitas
Berkesinambungan atau terus menerus sesuai dengan periode pengudara atau jadwal terbit.
e.       Aktualitas
Berisi hal - hal baru, seperti informasi atau laporan peristiwa terbaru, tips baru, dan sebagaianya. Aktualitas juga berarti kecepatan penyampaian informasi kepada publik.
Jenis – jenis media massa saat ini secara garis besar dibagi menjadi 3, yaitu :
a.       Media Cetak (Printed Media) : Surat kabar, tabloid, dan majalah.
b.      Media Elektronik (Electronic Media) : TV, Radio, Film dan Video.
c.       Media Siber (Cyber Media) : Website, Portal berita, Blog, dan media sosial.
Untuk berkomunikasi melalui media massa, keterampilan atau keahlian yang harus dimiliki antara lain menulis (writing), jurnalistik, broadcasting / announcing skills, editing, bahasa jurnalistik (bahasa media), dan editing foto, audio, dan video.
Tidak di pungkiri, perkembangan teknologi media massa yang terus berubah dari waktu kewaktu itu juga di sebabkan oleh implikasi sejarah perkembangan manusia itu sendiri artinya, perkembangan komunikasi itu tidak ada kalau manusia tidak ingin berkembang, dapat di katakan perkembangan komunikasi sejalan dengan perkembangan sejarah manusia. Menurut melvin defleun dan sandra j. ball-rokeach dalam bukunya theories off masscommunication (1989), setidak tidaknya di sebutkan adanya revolusi komunikasi masa yaitu:
a.       zaman pengguna tanda dan isyarat sebagai alat komunikasi (the age of signs aand signals)
b.      zaman di gunakannya percakapan dan bahasa sebagai alat berkomunikasi( the age of specch and language)
c.       zaman di gunakannya tulisan sebagai alat komunikasi (the age of writing)
d.      zaman di gunakannya media cetak sebagai alat komunikasi dan informasi.
Setiap orang mebutuhkan  informasi sebagai bagian dari tuntutan kehidupan dan sebagai penunjang kegiatannya. Media massa sangat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan informasi tersebut.

2.      Pengertian Smart Mobs
Smart Mobs atau yang diartikan sebagai massa pintar mungkin secara logika dapat diartikan sebagai masyarakat yang memiliki pemahaman teknologi yang tinggi, merurut Wikipedia smart mobs atau massa pintar diartikan sebagai kelompok yang bertentangan dengan konotasi massa berprilaku cerdas atau efisiean yang kuadratnya meningkatkan jaringan, memungkinkan orang - orang untuk terhubung ke informasi dan yang lainnya, untuk melakukan tugas yang memungkinkan sebuah koordinasi sosial.
Menurut Dewa Adhitiya dalam blognya mengatakan bahwa smart mobs merupakan sekelompok manusia mendadak berkumpul di tempat umum, lalu melakukan aktifitas bersama – sama dalam waktu sangat singkat dan langsung bubar untuk kembali ke aktivitas masing – masing. Peserta tidak saling kenal karena persiapannya dilakukan diam – diam, bahkan lokasi baru diberitahukan pada H-1. Dalam pengertian lain Smart Mobs juga diartikan sebagai suatu istilah yang berkaitan dengan pengguna teknologi sebagai media yang memiliki mobilitas cukup tinggi untuk melakukan suatu proses social secara missal.
Menurut Howard Rheinghold dalam  bukunya yang berjudul Smart Mobs “The Next Social Revolution” menyatakan bahwa smart mobs adalah indikasi teknologi yang berkembang untuk memberdayakan orang - orang atau masyarakat.
Salah satu model yang paling populer dalam koordinasi massa dan mobilisasi tren saat ini dikenal dengan sebutan Flash Mob, kegiatan tersebut menggunakan saluran biasa untuk berkomunikasi, berkolaborasi serta berkoordinasi dengan masyarakat umum atau pemerintah. Massa yang menggunakan kekuatan mobilisasi jaringan sosial untuk mendorong perubahan sering disebut massa cerdas atau Smart Mobs.


3.      Fungsi dan Contoh Media Smart Mobs
Teknologi yang digunakan dalam smart mobs biasanya teknologi yang memiliki mobilitas yang tinggi seperti: teknologi internet dan teknologi telepon seluler dimana teknologi ini memiliki mobilitas dan flexibilitas  yang tinggi dan cepat. Contohnya pada jaman seperti sekarang ini jaringan internet dan jaringan seluler dapat diakses dari mana saja dan juga menyebarkan informasi melalui media social, teknologi ini membutuhkan waktu yang sedikit cocok untuk smart mobs mengingat smart mobs melibatkan orang dalam jumlah yang banyak. Pada dasarnya, smart mobs adalah implementasi praktikal dari inteligen kolektif. Berdasarkan Rheingold, salah satu contoh dari Smart Mobs adalah demonstran yang diorganisir oleh penggerak anti globalosasi.
Seperti yang di kemukakan Howard Rheinghold smart mobs adalah indikasi teknologi yang berkembang untuk memberdayakan orang - orang atau masyarakat. Dan saat ini media social sebagai media massa digunakan oleh orang – orang untuk saling bertukar informasi atau melakukan hubungan jual beli tanpa  mengenal jarak dan waktu.
Ciri – ciri dari Smart mobs antara lain :
a.       Pelakunya banyak atau dilakukan oleh orang yang sangat banyak (massal).
b.      Biasanya dalam berkomunikasi/berkordinasi menggunakan teknologi yang memiliki mobilitas yang tinggi.
contoh lain dari penggunaan media smart mobs
a.      Pada tanggal 21 Januari 2001, Smart Mobs di Filipina lebih efektif digunakan dengan pesan teks untuk menghasilkan protes yang akan menyebabkan jatuhnya Presiden Joseph Estrada. Pesan teks tersebut adalah "Go 2EDSA, Wear blck." Jumlah masyarakata Filipina yang menerima pesan tersebut kurang lebih satu juta orang, masyarakat tersebut serentak melakukan aksi protes diam. Dalam kasus ini kita dapat melihat kekuatan mobilisasi jaringan sosial untuk mengekspresikan sudut pandang mereka demi mencapai suatu perubahan.
b.      Aksi perotes masyarakat Korea selatan untuk pembatasan daging impor sapi dari AS.
c.       Fenomena dinner En Blanc, yang telah diadakan setiap tahun di Paris, Perancis sejak 1988 untuk satu malam pertama di akhir bulan Juni. Para tamu undanagan hanya memakai pakaian putih dan berkumpul di tempat yang telah ditentukan. pengetahuan yang mereka miliki hanya sedikit dan dalam waktu yang sangat singkat. Mereka disana membawa makanan, minuman, kursi, dan meja sendiri dan mereka selanjutnya berkumpul dan  makan, setelah itu mereka langsung bubar begitu saja, acara ini hanya dapat dihadiri oleh orang - orang yang telah mendapat undangan tentang lokasi yang digunakan.
d.      Aksi 212 yang terjadi di Jakarta mengenai isu pelecehan surah  Al-Maidah ayat 51 pada tahun 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PROFIL

ASSALAAMU’ALAIKUM.. Perkenalkan nama saya MURNI FAHRA, saya biasanya dipanggil MURNI. Saya lahir di MALAKAJI KAB.GOWA pada 14-...